
Data Proyek
Klien: Bapak Ari Sumarso
Lokasi : Karanganyar, Solo
Luas lahan : 800 m2
Luas bangunan : 120 m2
Tahun : 2008
Arsitek : Noor Zakiy M dan Utari Puji A
Status : desain
Lahan terletak di area bekas sawah dengan bentuk site persegi panjang seluas 800 m2. Namun Bapak Ari Sumarso hanya menginginkan sebuah rumah dengan luasan 120 m2 dan diletakkan di belakang lahan, sebab beliau ingin membuat kebun di sisa lahan di bagian depan rumahnya kelak. Rumah ini nantinya akan dihuni oleh sebuah keluarga dengan bapak, ibu, dan 4 orang anaknya.
Di awal pertemuan, Bapak Ari Sumarso mengatakan luasan rumah yang beliau rencanakan hanya 120 m2 dan tentunya tidak mengeluarkan biaya yang banyak. Dengan ketentuan seperti itu, dipastikan hampir 2/3 luasan lahan digunakan untuk ruang privat (ruang tidur dan kamar mandi). Idenya adalah meletakan ruang privat dalam satu sisi dan sisi yang lain akan menjadi ruang publik (ruang tamu, ruang keluarga dan dapur). Pada saat mendesain, posisi rumah kami majukan 11 meter dari batas lahan paling belakang, hal ini dimaksudkan untuk menyisakan lahan jika sewaktu-waktu terjadi renovasi dan lahan belakang ditujukan sebagai lahan hijau.
Ruang-ruang bersama dibuat menerus dengan bukaan yang lebar untuk memberikan kesan luas dan memungkinkan sirkulasi udara yang baik. Pintu difungsi
kan pula sebagai jendela dengan kaca bening. Hal ini difungsikan pula, agar penghuni tidak merasa terbatasi antara ruang dalam dengan ruang luar. Tempat Sholat diposisikan di area belakang dengan meninggikan lantai sebagai batas suci. Sisi paling luar, diletakan jalur setapak sebagai sirkulasi kendaraan bermotor maupun manusia menuju area belakang rumah. Diatas bangunan, kami desain dengan dak beton dan difungsikan sebagai atap rumput. Difungsikan untuk membantu pencapaian kenyamanan thermal dalam bangunan dan berfungsi sebagai ruang bersama alternatif.
Pada konsep finishing, pada fasad bangunan digunakan batu bata presisi karena akan diekspos. Dengan harapan warna merah batu bata sangat membaur dengan ekspos beton abu-abu. Atap genteng menggunakan model pelana dan diposisikan untuk menaungi ruang privat. Secara keseluruhan rumah ini dikonsepkan tidak dicat, hanya diselesaikan dengan acian semen. Namun proses ini tetap membutuhkan ketelitian dalam pengerjaannya.




No comments:
Post a Comment